“VW-Indonmobil”, Kosmo Membangkitkan Isu Negatif Indon-Malingsial
[by Benlahmen] [on May.18, 2009] [filed in : Isu Negatif | Kabar dari Malaysia]
Bukan dan tidak. Postingan ini memang sengaja saja undur bukan karena tidak ada waktu akan tetapi saya menunggu, menunggu apakah pihak Kosmo Malaysia akan mengedit satu kata dalam salah satu berita pada 12 Mei 2009 kemarin yaitu berita dengan judul “VW-Indonmobil keluarkan kereta”. Perhatikan kata “Indonmobil”.
Berita ini tidak ada sangkut pautnya dengan kasus Manohara yang berlarut-larut atau sakitnya Sultan Kelantan, mertua Manohara beberapa hari lalu, melainkan sebuah masalah klasik antara Indonesia vs Malaysia. Sebuah masalah yang sengaja dibuat-buat para rakyat kedua belah pihak sendiri. Sekali lagi pada berita tersebut perhatikan kata “Indonmobil”.
Berbeda dengan kasus Manohara Odelia Pinot yang pada dasarnya merupakan masalah keluarga, kasus penulisan kata “Indonmobil” oleh Kosmo yang merupakan network dari Utusan Malaysia, boleh dikatakan masalah publik dan jika publik di Indonesia membaca berita tersebut saya yakin mereka paling tidak akan sedikit gusar. Mengapa? Karena pihak Kosmo dengan sengaja menuliskan “Indonmobil” pada judul berita tersebut yang seharusnya adalah “Indomobil” (tanpa huruf “n” setelah huruf o) padahal dalam tubuh berita tersebut jelas-jelas tidak ada kata “Indonmobil” melainkan kata “Indomobil”.
Nah, masalah utama dalam berita tentang kerjasama perusahaan mobil Volkswagen dengan Indomobil adalah pihak Kosmo secara langsung baik disengaja maupun tidak turut membangkitkan isu sensitif antara Indonesia dan Malaysia dimana semua orang tahu penyebutan kata Indon adalah merujuk pada rakyat Indonesia dalam konteks negatif. Saya sendiri tidak tahu mengapa kata Indon bermakna negatif, sehingga rakyat Indonesia membalas menyebut Malaysia dengan kata-kata “Malingsia” atau “Malingsial” atau juga “Malingsialan” merujuk pada pengklaiman budaya-budaya Indonesia oleh Malaysia, dimana penggalan kata “Maling” adalah sinonim dari kata “pencuri”. Fuihh…
Saya sendiri tidak habis fikir kenapa Kosmo tidak mengedit kata “Indonmobil” setelah beberapa hari sejak pertama kali berita itu diterbitkan (12 Mei 2009) atau dengan sengaja Kosmo ingin mengejek Indonesia? Karena selain Anda bisa menemukan berita itu dalam website mereka, Anda juga bisa membacanya melalui surat kabar pada 12 Mei 2009 dalam kolom dunia dengan konten yang sama seperti dalam websitenya.
Menurut saya pribadi jelas-jelas hal tersebut disengaja dan saya rasa pihak Kosmo perlu mengeditnya supaya tidak timbul masalah dikemudian hari atau mungkin jangan sampai orang menganggap Kosmo mendukung pelecehan terhadap Indonesia. Karena apakah wajar salah tulis/ketik pada bagian judul? Sedangkan dalam isi tertulis dengan benar “Indomobil”. Dan kenapa isu Indon-Malingsial tidak pernah surut? Dimana otak kalian semua? Tidakkah damai itu indah? Mengapa kalian terlalu angkuh dengan ego masing-masing? Padahal kita semua adalah manusia biasa yang tidak luput dari dosa, tidak bisakah kita saling memaafkan? Tanyakan pada diri kalian masing-masing.
And let say
Peace Love Unity and Respect
Related Post :
- Kasus Manohara, Malaysia Ingin Dihargai?
- Manohara Odelia Pinot Pulang Ke Jakarta – Indonesia
- Isu Manohara : Permintaan Maaf Dan Tawaran Damai
- Agnes Monica, Allah Peduli Haram di Malaysia
- Pengakuan Manohara – Video Wawancara Dengan Manohara
- Memilih Topik Yang Tepat
- Say No To Megawati
- Rekaman Anggodo Buat Nada Dering?
- Memilih Platform Blog Yang Tepat
- Densus 88







May 18th, 2009 on 2:13 pm
wah…bakalan naik penjualan kosmo gara-gara penambahan huruf n
May 18th, 2009 on 10:34 pm
gak sekalian ajah jd gendonmobil…qiqiqiq
ohya mbah ben mampir ke blogku yg baru indon version.. eh.. indonesia raya version di kanktono.blogspot.com, jadilah yg pertamax comment qiqiqi.
keplenet sdg males tak urus.. lha wong boso londo je, ngentek2e tenogo wae
m4stono’s last blog post.. Menerawang Pasangan Capres-cawapres
May 21st, 2009 on 9:46 pm
Kok pada begituan yach….
al-sabaliny’s last blog post.. Mau Berbagi Informasi Seputar Google?
May 22nd, 2009 on 2:22 am
Aku gak angkuh kang, aku cinta damai. N-nya nongol
May 23rd, 2009 on 11:27 am
itu salah autocorrectnya, kalau di ms word bahasanya di set ke bahasa malaysia kalo ketik ‘indo’ akan otomatis diubah jadi ‘indon’..
May 23rd, 2009 on 12:56 pm
Kalo iya kenapa dalam tubuh beritanya tertulis dengan betul “indomobil”
May 31st, 2009 on 6:56 pm
kenyataanya malaysia memang negara maling..
ga ush heran lah..
apa saja yg udh malaysia curi dr indonesia..
June 1st, 2009 on 5:05 am
Mungkin kosmo punya hubungan dengan perusahaan otomotif yang sempat bernegosiasi dengan vw, jadi dia sakit hati dengan vw indomobil.
Setau saya, sebelum dipastikan masuk Indonesia, vw sempat berencana untuk buat pabriknya di malaysia, tapi karena keadaan ekonomi dan politik yang kurang baik (kalau ga mau dibilang buruk), dan terutama iklim industri otomotif yang buruk (kalau ga mau dibilang memuakkan) untuk industri otomotif non proton, akhirnya vw memilih Indonesia yang masih punya pertumbuhan ekonomi di atas 4 % tahun ini (bandingkan dengan Malaysia yang minus), iklim investasi yang lebih fair di bidang otomotif, dan iklim politik yang lebih stabil Indonesia sudah melakukan 3 pemilu yang sangat demokratis yang relatif aman dan terkendali (bandingkan dengan Malaysia yang hawa politiknya memang sedang panas, namun hanya terjadi di antara partai UMNO)
June 2nd, 2009 on 4:02 pm
Hmm..Indognesialan.. kenapa di Malaysia ramai pencuri orang Indon? siapa yang maling di sini??
June 2nd, 2009 on 4:47 pm
Engkau silap. Malaysia jauh lebih banyak mencuri macam kayu kat Kalimantan, ikan-ikan kat laut, sempadan negara. Kira lah mana lebih banyak. And I think you know the answer bro
June 3rd, 2009 on 9:01 pm
salam saudara amin..true.saya tidak faham kenapa perkataan indon mengambarkan sesuatu yang tidak baik.sungguh saya tidak mengerti.
tahukah sdr amin erti perkataan indonesia.ia beasal dari perkataan sanskrit iaitu “indio ne sie” bererti tanah yang berhampiran india.jadinya kalau indo disini bererti india didalam bahasa sanskrit.maaf ya,menurut pendapat peribadi saya,lebih enak menggunakan perkataan indon dari indo tapi terserah ya kepada persepsi masing masing.
saya akan menulis lagi tentang manohara,reog,rasa sayang heh dan kebijaksanaan duta indoesia yang berdiam diri buat sementara waktu atas isu manohara.
wassalam dan terima kasih
June 3rd, 2009 on 10:36 pm
Jujur saya juga tidak faham kenapa indon bermakna negatif. Akan tetapi semua orang sudah terlanjur menganggap indon adalah sebuah kata yg berarti negatif. Saya disini pun sudah terbiasa dipanggil indon dan saya tidak ada masalah, saya tak marah pun. Terima kasih
(Translate: sanskrit=sansekerta)
September 2nd, 2009 on 10:24 pm
malingsial emang gak tau diri, miskin akan kreativitas makanya bisanya cuma maling punya orang lain. ayo kita hidupkan lagi semangat ganyang malingsial
September 19th, 2009 on 3:08 pm
@ telagi : ngawur pol! nggak ada di kamus bahasa sansekerta kata “indo” itu.??????????? <–ini malah bacanya (h)indunisa.& kata itupun baru dibakukan circa abad 19.
kata “Indonesia” itu dicetuskan James Richardson Logan tahun 1850.dan itu berasal dari bahasa latin Indo & Nesia!
begitulah saudara-saudara,tabiat orang malaysia yg komennya asal njeplak,nggak meriset dulu,bahkan risetnya pun asal²an dgn hasil hipotesis cacat.